kingymab – TNI AL berhasil mengantar para pemudik ke Dermaga Ujung, Surabaya dalam program mudik gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593, Kamis (20/3/2026). Kapal tersebut sebelumnya memberangkatkan 1.447 pemudik dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, pada Selasa (17/3/2026) . Keberangkatan ini menjadi bagian dari program mudik gratis yang rutin diselenggarakan TNI AL untuk membantu masyarakat pulang kampung di tengah lonjakan harga tiket transportasi.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana TNI Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (20/3/2026), mengatakan sebelumnya kapal tersebut juga mengantar 1.021 pemudik ke Semarang pada Rabu (18/3/2026) . Dengan demikian, total pemudik yang diangkut KRI Banda Aceh-593 dalam program ini mencapai lebih dari 2.400 orang dari dua tujuan berbeda, Semarang dan Surabaya.
“Program mudik gratis ini merupakan wujud kepedulian TNI AL kepada masyarakat. Kami ingin membantu masyarakat yang ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman, terutama di tengah keterbatasan akses transportasi yang mahal,” ujar Laksamana Tunggul .
KRI Banda Aceh-593 merupakan kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) yang memiliki kapasitas angkut besar. Penggunaan kapal perang untuk misi kemanusiaan ini menunjukkan kesiapan TNI AL dalam mendukung kelancaran arus mudik sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat .
Selama perjalanan, para pemudik mendapat layanan kesehatan, konsumsi, dan hiburan dari personel TNI AL yang bertugas. Fasilitas ini memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat yang melakukan perjalanan laut lintas pulau untuk mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Kadispenal menambahkan bahwa program mudik gratis ini akan terus dikembangkan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. “Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk memperluas jangkauan dan kapasitas program serupa,” pungkasnya .
Kedatangan pemudik di Dermaga Ujung, Surabaya, disambut dengan penuh keceriaan. Para pemudik langsung melanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing di berbagai wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, membawa pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bersama TNI AL.
“Baca Juga : Polda Jatim Imbau Takbir Keliling Tak di Jalan Raya”
KRI Banda Aceh Antar Pemudik dan Ratusan Motor, TNI AL Siapkan Layanan Arus Balik
Tidak hanya mengangkut penumpang, KRI Banda Aceh-593 juga membawa ratusan kendaraan roda dua milik para pemudik dalam program mudik gratis TNI AL. Kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) ini mengangkut sepeda motor sebagai bagian dari komitmen membantu masyarakat yang ingin membawa kendaraan pribadi ke kampung halaman .
Setelah selesai bersandar di Semarang pada Rabu (18/3/2026) dengan mengantarkan 1.021 pemudik, KRI Banda Aceh-593 kembali berlayar menuju Surabaya. Kapal tersebut kemudian mengantarkan 1.447 pemudik ke Dermaga Ujung, Surabaya, pada Kamis (20/3/2026) . Total pemudik yang diangkut mencapai lebih dari 2.400 orang dari dua tujuan berbeda.
“Melalui pemanfaatan KRI Banda Aceh-593, para pemudik dapat menempuh perjalanan laut dengan fasilitas yang aman dan nyaman serta didukung oleh prajurit TNI AL yang bertugas selama pelayaran,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana TNI Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (20/3/2026) . Selama perjalanan, personel TNI AL memberikan layanan kesehatan, konsumsi, dan hiburan untuk kenyamanan pemudik .
Siaga Arus Balik
Tunggul memastikan pihaknya akan kembali mengerahkan KRI untuk membawa para pemudik kembali ke Jakarta saat arus balik nanti. Program mudik gratis ini tidak hanya berjalan satu arah, tetapi juga akan memfasilitasi perjalanan pulang bagi masyarakat yang telah merayakan Lebaran di kampung halaman .
“Dengan adanya upaya ini, kehadiran TNI AL dapat meringankan beban masyarakat yang ingin mudik di momentum Lebaran Idul Fitri ini,” ujarnya . Ia berharap program ini dapat membantu mengurangi kepadatan transportasi selama periode mudik sekaligus memperkuat kehadiran TNI AL dalam membantu masyarakat .
Dukungan untuk Pemudik
Penggunaan kapal perang untuk misi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari para pemudik. Mereka mengaku terbantu dengan adanya transportasi gratis yang nyaman dan aman, terutama bagi mereka yang membawa kendaraan roda dua. Fasilitas yang disediakan TNI AL selama di atas kapal juga menjadi nilai tambah yang membuat perjalanan laut terasa lebih menyenangkan .
“Upaya ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan transportasi selama periode mudik serta memperkuat kehadiran TNI AL dalam membantu masyarakat,” tutup Tunggul .
Dengan kesiapan mengantar dan menjemput pemudik, TNI AL membuktikan peran aktifnya dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah. Kehadiran prajurit TNI AL di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas pertahanan negara, tetapi juga dalam misi kemanusiaan yang nyata .
“Baca Juga : Prabowo Percepatan Konversi PLTD ke PLTS Kenaikan Minyak”




Leave a Reply