kingymab, Jakarta – Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono, mulai memperkuat konsolidasi politik di tingkat daerah pemilihan (dapil) sebagai langkah awal mempersiapkan kekuatan menuju Pemilu 2029. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan kebersamaan, termasuk konsolidasi akbar yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama di bulan Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gorga 2 Pondok Bambu, Jakarta Timur, itu menghadirkan keluarga besar Rumah Aspirasi Mujiyono (RAM), relawan, serta kader partai. Menurut Mujiyono, momentum kebersamaan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat soliditas organisasi sekaligus menjaga hubungan dengan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa konsolidasi tidak selalu harus dilakukan dalam bentuk diskusi formal atau rapat strategis. Berkumpul bersama dan mempererat hubungan antarkader serta relawan juga merupakan bentuk konsolidasi yang efektif.
“Konsolidasi itu tidak harus selalu dalam bentuk diskusi. Berkumpul bersama, menjaga perserikatan, dan memperkuat kebersamaan juga merupakan bagian dari konsolidasi. Apalagi kegiatan ini dilakukan di bulan Ramadan, sehingga sekaligus menjadi momentum buka puasa bersama,” ujar Mujiyono dalam keterangannya di Jakarta Timur, Sabtu.
baca juga: Jusuf Kalla Harap Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga
Silaturahmi Ramadan Jadi Momentum Memperkuat Soliditas
Lebih lanjut, Mujiyono menilai bahwa kegiatan silaturahmi yang terjaga secara konsisten akan menjadi fondasi kuat dalam membangun kekuatan organisasi politik. Hubungan yang erat antara kader, relawan, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas serta memperluas dukungan di tingkat akar rumput.
Ia menegaskan bahwa acara buka puasa bersama tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi awal untuk mempersiapkan kekuatan politik menghadapi tahun politik 2029.
Meski demikian, Mujiyono menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah pemilihan. Menurutnya, penguatan basis politik harus dimulai dari tingkat paling bawah agar mesin partai dapat bekerja secara maksimal ketika memasuki masa pemilu.
Persiapan Saksi TPS untuk Mengawal Demokrasi
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, tim Mujiyono telah mulai membangun jaringan relawan serta menyiapkan saksi tempat pemungutan suara (TPS). Hingga saat ini, lebih dari 1.000 saksi TPS telah dipersiapkan khusus untuk wilayah dapil 5 Jakarta Timur.
“Per hari ini kami sudah menyiapkan lebih dari 1.000 saksi TPS dari total sekitar 3.000 saksi yang dibutuhkan di dapil 5 Jakarta Timur. Selain itu, kami juga memiliki tambahan 872 koordinator wilayah dan koordinator tim yang bertugas menjaga soliditas jaringan,” jelas Mujiyono.
Namun demikian, jumlah tersebut masih belum mencapai target yang diharapkan. Menurut Mujiyono, pihaknya menargetkan setidaknya sekitar 9.000 personel jaringan relawan dan saksi yang akan disebar di berbagai wilayah Jakarta Timur.
Dengan jumlah personel yang besar tersebut, ia berharap proses pengawasan demokrasi di lapangan dapat berjalan lebih optimal. Selain itu, jaringan relawan juga diharapkan mampu membantu memperkuat komunikasi politik dengan masyarakat secara lebih luas.
Target Ribuan Relawan untuk Menguatkan Basis Politik
Di sisi lain, Partai Demokrat DKI Jakarta juga terus menjalankan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Selama bulan Ramadan, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di satu tempat, tetapi juga digelar oleh jajaran partai di berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di wilayah Jakarta.
Agenda buka puasa bersama di berbagai wilayah itu menjadi bagian dari konsolidasi menyeluruh yang melibatkan struktur partai hingga tingkat paling bawah. Dengan demikian, komunikasi antara pengurus partai dan masyarakat dapat terus terjaga.
Bahkan sebelum Ramadan dimulai, jajaran Demokrat Jakarta telah lebih dahulu menjalankan program sosial bertajuk “Demokrat Jakarta Sambut Ramadan.” Program tersebut berfokus pada kegiatan sosial di lingkungan masyarakat dengan tujuan memberikan manfaat langsung bagi warga.
Program Sosial Demokrat Jakarta Sambut Ramadan
Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain perbaikan fasilitas ibadah dalam skala terbatas. Misalnya pengecatan dinding mushola, perbaikan kran air untuk tempat wudhu, hingga pembenahan bagian bangunan yang mengalami kerusakan ringan.
Mujiyono menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut dilakukan secara sederhana namun dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Jakarta. Ia menyebut program ini dilandasi semangat pengabdian kepada masyarakat tanpa harus selalu dikaitkan dengan kepentingan elektoral.
“Kita tidak perlu terlalu berhitung soal elektabilitas. Yang terpenting adalah keikhlasan dalam membantu masyarakat. Insya Allah setiap kegiatan yang dilakukan dengan niat baik akan menjadi amal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Memperkuat Militansi Relawan dan Kader Partai
Selain kegiatan silaturahmi, acara yang digelar di Gedung Gorga 2 Pondok Bambu tersebut juga diisi dengan penyaluran santunan serta pemberian bingkisan Lebaran kepada anggota RAM dan para relawan.
Acara yang mengusung tema “Merawat Silaturahmi, Menjaga Kebersamaan” itu dimaknai sebagai upaya memperkuat ikatan persaudaraan antara kader, relawan, dan masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini juga bertujuan memupuk semangat militansi keluarga besar RAM agar tetap solid dalam menghadapi agenda politik di masa mendatang.
Melalui konsolidasi yang terus dilakukan sejak dini, Mujiyono berharap Partai Demokrat di Jakarta Timur dapat membangun kekuatan politik yang lebih solid menjelang Pemilu 2029. Dengan jaringan relawan yang kuat, struktur organisasi yang rapi, serta kedekatan dengan masyarakat, ia optimistis partainya mampu menghadapi tantangan politik di masa depan.
baca juga: Pramono Anung Dorong Glodok Jadi Destinasi Wisata Baru




Leave a Reply