kingymab.org – Zohran Mamdani (33 tahun) resmi menjadi calon Wali Kota New York dari Partai Demokrat setelah mengalahkan Andrew Cuomo dengan 56% suara. Kemenangan ini diumumkan pada Selasa (1/7) waktu setempat membuka peluang terpilihnya pemimpin Muslim pertama di kota tersebut dan menandai pencapaian signifikan bagi Mamdani, seorang politisi Muslim keturunan India yang lahir di Uganda.
“Baca juga : Morbidelli N252V Meluncur, Usung Desain Gagah dan Bertenaga”
Dalam proses pemungutan suara yang berlangsung sejak 25 Juni, tidak ada kandidat yang langsung meraih mayoritas. Komisi pemilihan kemudian menerapkan sistem eliminasi kandidat berperingkat rendah dan menghitung ulang suara berdasarkan preferensi pemilih. Hasil akhirnya menunjukkan Mamdani memperoleh 56 persen suara, unggul dari Cuomo yang hanya meraih 44 persen. Cuomo, yang sebelumnya didukung oleh tokoh besar seperti mantan Presiden Bill Clinton, memilih mundur setelah hasil sementara menunjukkan Mamdani unggul 43 persen pada tahap awal.
“Partai Demokrat berbicara dengan suara yang jelas. Warga menginginkan kota yang terjangkau dan pemimpin yang tidak takut menghadapi otoritarianisme,” ujar Mamdani dalam pidatonya, menegaskan visinya untuk masa depan New York.
Zohran Mamdani Jadi Calon Wali Kota Muslim Pertama New York dari Demokrat
Kemenangan Mamdani membuka peluang bagi New York untuk memiliki wali kota Muslim pertama dalam sejarah. Dalam jajak pendapat terbaru, ia unggul atas Wali Kota petahana Eric Adams dan kandidat Republik Curtis Sliwa. Adams, yang sebelumnya terpilih dari Partai Demokrat pada 2021, kini maju sebagai calon independen. Ia dikritik karena dianggap bekerja sama dengan otoritas federal dalam penggerebekan imigrasi untuk menutup penyelidikan korupsi terhadap dirinya.
Sementara itu, Cuomo masih mempertimbangkan untuk maju sebagai kandidat independen pada pemilihan umum November mendatang.
Mamdani dikenal sebagai sosok progresif dan anti-status quo. Ia mengusung program seperti pembekuan sewa, pajak tinggi untuk jutawan dan korporasi, layanan bus gratis, serta perawatan anak universal. Program-program ini bertentangan langsung dengan agenda konservatif MAGA (Make America Great Again) dari Presiden Donald Trump.
Meski sempat dilabeli sebagai “komunis,” Mamdani menegaskan sikapnya terhadap keadilan ekonomi. “Saya rasa kita tidak perlu memiliki jutawan,” ujarnya, sambil menambahkan bahwa dirinya terbuka untuk bekerja dengan semua pihak demi kepentingan warga.
“Baca juga : All-New Mu-X Dari Isuzu Debut di GIIAS 2025, Untuk Type 4×4”
Pemilihan wali kota New York akan digelar pada November 2025. Dengan basis pemilih Demokrat yang kuat di kota tersebut, peluang Mamdani untuk menang cukup besar. Jika terpilih, ia akan menjadi simbol kebangkitan politik progresif dan keberagaman di salah satu kota paling berpengaruh di dunia.




Leave a Reply