kingymab.org – Kebakaran besar melanda sebuah gudang parfum di Dilovasi, barat laut Turki, dan menewaskan enam pekerja. Insiden ini terjadi pada Sabtu pukul 09.05 waktu setempat dan langsung memicu respons darurat dari otoritas lokal.
Api muncul di area produksi gudang parfum dan menyebar dengan cepat karena bahan yang sangat mudah terbakar. Tim pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan kobaran api besar yang terlihat dari jalan raya utama. Gubernur Provinsi Kocaeli, Ilhami Aktas, menyatakan bahwa empat korban luka dirawat di rumah sakit. Satu korban dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di unit luka bakar. Penyebab kebakaran belum dipastikan, tetapi pihak berwenang menyoroti potensi kelalaian pada prosedur keselamatan.
Media Turki menampilkan rekaman petugas pemadam kebakaran yang berjuang mengendalikan api. Seorang saksi mata mengatakan ia mendengar suara ledakan sebelum melihat pekerja terbakar. “Saya memadamkan api, lalu saya mendengar teriakan,” kata saksi tersebut kepada Daily Sabah. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memerintahkan penyelidikan penuh. Menteri Kehakiman Yilmaz Tunc mengonfirmasi bahwa penyelidikan yudisial telah dimulai dan tiga orang telah ditahan.
Pemerintah Turki menekankan pentingnya keselamatan industri dan menerapkan audit tambahan pada pabrik yang menghasilkan bahan mudah terbakar. Investigasi diharapkan memberi kejelasan penyebab kebakaran dan mencegah tragedi serupa di masa depan.
Baca Juga: “Helikopter AS Jatuh di Laut Cina Selatan, Semua Kru Selamat“
Kebakaran Mematikan di Gudang Parfum Dilovasi Picu Penyelidikan dan Penahanan
Kebakaran hebat melanda sebuah gudang parfum di kawasan industri Dilovasi, Turki, dan menewaskan enam pekerja. Insiden ini terjadi pada Sabtu pukul 09.05 waktu setempat dan langsung memicu tindakan cepat dari pihak berwenang.
Gudang tersebut berada di lingkungan Mimar Sinan yang menampung banyak depot dan pabrik. Kawasan industri ini berjarak sekitar 70 kilometer dari Istanbul dan dikenal dengan aktivitas produksi yang padat. Api menyebar sangat cepat karena banyak bahan kimia dan cairan parfum yang mudah terbakar. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras mengendalikan api besar yang terlihat dari berbagai titik jalur utama. Empat orang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Satu korban dalam kondisi kritis dan dirawat di unit luka bakar. Gubernur Provinsi Kocaeli, Ilhami Aktas, menyebut penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Otoritas menilai kemungkinan adanya kelalaian pada prosedur keselamatan.
Media Turki menayangkan rekaman petugas pemadam kebakaran yang berjuang di tengah asap pekat. Seorang saksi mengatakan ia mendengar suara ledakan sebelum melihat pekerja terbakar. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta penyelidikan penuh. Menteri Kehakiman, Yilmaz Tunc, mengonfirmasi bahwa penyelidikan yudisial telah dimulai dan tiga orang sudah ditahan.
Pemerintah Turki berencana memperketat audit keselamatan pada industri yang menyimpan bahan mudah terbakar. Hasil penyelidikan diharapkan memberikan kejelasan penyebab kebakaran dan mencegah tragedi serupa di masa depan.
Baca Juga: “Lansia Bukan Beban: Peran Produktif Dorong Pembangunan Sosial“




Leave a Reply